Tindakan kecil untuk perubahan besar
Global
warming adalah hot news yang tak henti-hentinya diperbincangkan, salah satu
penyumbang terbesar terjadinya global warming adalah plastik. Plastik bak
perusak yang tetap diidolakan, dengan sadar hampir setiap orang di Indonesia
menggunakan kantong plastik tiap harinya, tidak hanya 1 mungkin bisa 3 atau
lebih. Sampah plastik amat sulit terurai di alam, dan
bila dibakar plastik akan melepas zat racun. Mungkin kita masih sulit untuk say
no pada produk berbungkus plastik, hingga berbagai aksi diet kantong
plastik pun digelar, namun aksi itu tidak akan berdampak sedikitpun tanpa
adanya kesadaran cinta lingkungan.
Cinta
lingkungan dalam hal diet kantong plastik dapat dilakukan dengan barbagai
tindakan misalnya ketika berbelanja di supermarket minimalisir penggunaan
plastik, selain itu gunakan tas kain atau bawa plastik sendiri dari rumah jika
belanjaan hanya sedikit, atau minta dibungkus kardus jika barang belanjaan
banyak. Lebih baik membawa air minum dan botol minum dari rumah untuk
meminimalisir membeli air mineral atau minuman yang berwadah dari bahan
plastik, dan yang tidak kalah pentingnya sebarkan tindakan serupa kepada orang
lain.
Jika
diperlukan waktu 100-200 tahun untuk terurainya plastik, maka tak terbayangkan
berapa banyak gunung limbah plastik yang ada untuk 5tahun kedepan, jika
pemakaian plastik tidak segera dikurangi. Sebuah perubahan besar penyelamat
dunia tidak akan dapat tercipta jika tidak diawali dari tindakan kecil dari
diri kita sendiri.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar