Minggu, 09 Maret 2014

Tindakan kecil untuk perubahan besar

Global warming adalah hot news yang tak henti-hentinya diperbincangkan, salah satu penyumbang terbesar terjadinya global warming adalah plastik. Plastik bak perusak yang tetap diidolakan, dengan sadar hampir setiap orang di Indonesia menggunakan kantong plastik tiap harinya, tidak hanya 1 mungkin bisa 3 atau lebih. Sampah plastik amat sulit terurai di alam, dan bila dibakar plastik akan melepas zat racun. Mungkin kita masih sulit untuk say no pada produk berbungkus plastik, hingga berbagai aksi diet kantong plastik pun digelar, namun aksi itu tidak akan berdampak sedikitpun tanpa adanya kesadaran cinta lingkungan.
Cinta lingkungan dalam hal diet kantong plastik dapat dilakukan dengan barbagai tindakan misalnya ketika berbelanja di supermarket minimalisir penggunaan plastik, selain itu gunakan tas kain atau bawa plastik sendiri dari rumah jika belanjaan hanya sedikit, atau minta dibungkus kardus jika barang belanjaan banyak. Lebih baik membawa air minum dan botol minum dari rumah untuk meminimalisir membeli air mineral atau minuman yang berwadah dari bahan plastik, dan yang tidak kalah pentingnya sebarkan tindakan serupa kepada orang lain.
Jika diperlukan waktu 100-200 tahun untuk terurainya plastik, maka tak terbayangkan berapa banyak gunung limbah plastik yang ada untuk 5tahun kedepan, jika pemakaian plastik tidak segera dikurangi. Sebuah perubahan besar penyelamat dunia tidak akan dapat tercipta jika tidak diawali dari tindakan kecil dari diri kita sendiri. 


posted in Kompas Kampus
juni 2012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar